Yohanes 10:22-39
Pendahuluan.
Saudara-saudara,
Peristiwa bom Bali, 12 Oktober 2002, telah menewaskan lebih dari 200 orang. Imam Samudra, tokoh utama peledakan bom tersebut. Bagi dia itu suatu pengabdian, kemenangan, bahkan jika ia harus dihukum mati, ia yakin itu sebagai mati syahid. Harga yang harus dibayar, ia rela mati, korbankan orang lain, korbankan harta benda. Tapi ini suatu pengorbanan dari suatu pengabdian yang konyol.
Sangat berbeda dengan harga suatu pelayanan yang Alkitab ajarkan kepada kita. Banyak tokoh Alkitab telah memnjadi teladan dan peringatan bagi kita. Nuh diejek oleh banyak orang tatkala membuat bahtera di atas bukit, di tengah-tengah hutan. Abraham harus mengorbankan anaknya yang tunggal, Ishak, sebagai korban bakaran di sebuah bukit. Musa harus meninggalkan istana Mesir, dan tidak mau disebut sebagai anak putri Firaun. Banyak para nabi dan para rasul harus menderita penganiayaan. Demikian juga dalam sejarah gereja, banyak orang Kristen menderita dan mati syahid karena melakukan perintah dan kehendak Tuhan. Ottow dan Geisler harus meninggalkan negerinya dan menjadi Misionaris di tanah Papua. Semua itu dilakukan sebagai bukti iman, kasih dan sebagai suatu pelayanan bagi Tuhan.
Hari ini secara khusus kita akan melihat harga yang harus dibayar oleh Tuhan Yesus dalam melaksanakan rencana dan kehendak Allah bagi keselamatan umat manusia. Dari Yohanes 10:22-39, beberapa harga yang harus dibayar oleh Yesus dalam pelayanan-Nya.
1. IDENTITAS-NYA DITOLAK, v. 23, 33
Yoh 8:48 - Ia disebut sebagai orang Samaria (bukan orang Yahudi asli, keturunan campuran), jadi lebih rendah dari orang Yahudi.
Yoh 8:52 - Ia disebut sebagai orang yang kerasukan setan
Yoh 9:24 - Ia disebut sebagai orang berdosa
Yoh 10:20 - Ia disebut sebagai orang yang kerasukan setan dan gila
Mat 12:24 - Ia disamakan dengan penghulu setan, yaitu Beelzebul
2. DIPERLAKUKAN KASAR, V. 31, 39
v. 31 kata ‘sekali lagi’ orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus, adalah lanjutan dari Yoh 8:59 ‘lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia ..’
Bukan saja mereka tidak suka dan menerima penjelasan Yesus, tetapi betul-betul mereka semakin benci. Mereka mau melempari Dia dengan batu sebagai bukti penolakan terhadap Yesus, bahkan sekaligus mereka mau kalau Yesus dihukum mati saja.
v. 39 sekali lagi mereka mau mencoba menangkap Dia, maksudnya mereka mau menyiksa dan merajam-Nya dengan batu sampai mati. Ini betul-betul perlakuan yang hanya didasarkan pada kebencian. Tidak ada alasan yang kuat secara moral.
3. DIANGGAP MENGHUJAT ALLAH, v. 33
Kata ‘hujat’ atau ‘menghujat’ artinya adalah segala bentuk yang menghina atau menentang Allah.
Tuhan Yesus menjelaskan dan memperingatkan hal ini dalam Mat 12:32, bahwa barangsiapa yang menghujat Roh Kudus tidak dapat diampuni. Hal ini diperingatkan-Nya berhubung karena kuasa penyembuhan dan berbagai mujizat yan Ia lakukan dikatakan oleh orang-orang Farisi dan ahli Taurat sebagai kuasa dari Beelzebul, penghulu setan. Kuasa Allah nyata untuk menyembuhkan dan menolong manusia, lalu dibilang kuasa setan. Ini adalah penghinaan dan penolakan terhadap kuasa Allah sendiri, atau penghinaan terhadap Allah sendiri.
Tuhan Yesus disebut sebagai ‘menghujat Allah’ karena Ia menyebut diri sebagai Anak Allah, dan menyamakan diri sebagai Allah. Menurut mereka perkataan dan perbuatan ini menghina Allah, maka Ia patut dihukum mati dengan melempar-Nya dengan batu.
Dalam Mat 26:57, 65, Imam Besar Kayafas juga sangat marah karena Yesus mengakui diri-Nya sebagai Mesias dan Anak Allah. Mereka percaya bahwa Mesias itu ada, dan Mesias itu adalah benar Anak Allah; tetapi Yesus tidak mereka percayai sebagai Mesias, melainkan sebagai ‘menghujat Allah’ – maka harus dihukum mati (Mat 26:66).
ALASAN YESUS HARUS MEMBAYAR HARGA
1. Karena Ia mengaku diri-Nya sebagai Mesias, Anak Allah, v. 25, 34-38
2. Karena Ia mengaku diri-Nya dan Bapa adalah satu, v. 30, 38
3. Karena Ia mengaku mempunyai kuasa memberi hidup kekal bagi yang percaya kepada-Nya, v. 27-30
APLIKASI BAGI KITA
Mengikut dan melayani Tuhan butuh kesiapan hati yang serius karena ada harga yang harus dibayar. Tetapi sekalipun ada harga yang harus dibayar, namun di balik harga tersebut ada nilai yang jauh lebih indah dan mulia, bersifat kekal. Mungkin kita tidak diakui, tidak disukai, ditolak, dibenci, dianiaya, bahkan mungkin harus mati karena pelayanan bagi Tuhan, kita tidak perlu takut dan kecewa, karena Tuhan selalu beserta dengan kita. Hidup kekal dan kebahagiaan abadi bersama Bapa di surga pasti akan menjadi milik kita.
A m i n
Rabu, 15 September 2010
Senin, 13 September 2010
Selamat Datang
Syalom Sobat ..... !!!
Dengan senang hati kami menyambut kehadiran Bapak/Ibu/sdr/i untuk bergabung dengan kami melalui Blog ini.
Melalui media ini kami ingin berbagi (sharing) untuk saling membangun, karena Dia yang telah lebih dahulu mengasihi kita menghendaki supaya kita menjadi saluran berkat.
Menjadi SALURAN BERKAT merupakan panggilan dan kasih karunia Tuhan bagi kita, anak-anak-Nya selagi bisa dengan segala potensi dan berbagai karunia serta selagi masih ada kesempatan. Kami juga menyadari, bahwa apa yang kami bagikan adalah sangat terbatas, karena itu kami mengharapkan serta menantikan sumbangsih dari Bapak/Ibu/sdr/i, sahabat-sahabat sekalian. Untuk semakin meningkatkan dan mempererat persahabatn kita, maka bisa menghubungi kami melalui e-mail: yuridisdaely@yahoo.com
Doa dan harapan kami kiranya kita semua diberkati, dipakai oleh Tuhan, dan semakin menjadi saluran berkat.
Selamat bergabung.... sampai jumpa. Imanuel.
Dengan senang hati kami menyambut kehadiran Bapak/Ibu/sdr/i untuk bergabung dengan kami melalui Blog ini.
Melalui media ini kami ingin berbagi (sharing) untuk saling membangun, karena Dia yang telah lebih dahulu mengasihi kita menghendaki supaya kita menjadi saluran berkat.
Menjadi SALURAN BERKAT merupakan panggilan dan kasih karunia Tuhan bagi kita, anak-anak-Nya selagi bisa dengan segala potensi dan berbagai karunia serta selagi masih ada kesempatan. Kami juga menyadari, bahwa apa yang kami bagikan adalah sangat terbatas, karena itu kami mengharapkan serta menantikan sumbangsih dari Bapak/Ibu/sdr/i, sahabat-sahabat sekalian. Untuk semakin meningkatkan dan mempererat persahabatn kita, maka bisa menghubungi kami melalui e-mail: yuridisdaely@yahoo.com
Doa dan harapan kami kiranya kita semua diberkati, dipakai oleh Tuhan, dan semakin menjadi saluran berkat.
Selamat bergabung.... sampai jumpa. Imanuel.
Langganan:
Postingan (Atom)